Ini Cara Atasi Keringat Buntet pada Anak yang Aman

atasi keringat buntet
Cara atasi keringat buntet pada anak bisa menggunakan minyak herbal Jawa Tupitu yang aman untuk kulit sensitif. (freepik.com)

Cara atasi keringet buntet pada anak menjadi alternatif yang banyak dilakukan, terutama ketika musim panas tiba.

Musim panas membuat sikecil mudah berkeringat dan pastinya parents mencari tahu cara atasi keringat buntet pada anak yang aman dan membuat sikecil nyaman.

Parents tentunya tidak perlu khawatir, karena ada banyak cara atasi keringat buntet pada anak yang bisa dilakukan sendiri di rumah.

Diketahui, keringet buntet ini pada umumnya akan lebih dulu ditandai dengan munculnya ruam-ruam merah pada area permukaan kulit

Cara Atasi Keringat Buntet pada Anak

Lantas tindakan apa yang sebaiknya dilakukan ketika anak mengalami keringat buntet? Berikut cara atasi keringat buntet pada anak:

Mengatur kembali sirkulasi udara dalam ruangan

Pastikan bahwa setiap ruangan memiliki ventilasi yang besarnya cukup untuk mendukung pertukaran udara lebih lancar. Dengan begitu, kualitas udara dalam ruangan tetap terjaga dan tidak terlalu panas. Bisa juga dengan memasang AC, guna membuat ruangan lebih sejuk.

Gunakan pakaian yang nyaman

Pastikan pakaian berbahan lembut, longgar dan mampu menyerap keringat dengan baik. Seperti halnya pakaian berbahan katun yang memberi efek adem ketika dipakai.

Gunakan sabun mandi yang tidak memicu ruam

Cara selanjutnya untuk atasi keringat buntet anak, yaitu pastikan sabun mandi memiliki kandungan susu dan madu, serta pH yang seimbang.

Mandi menggunakan air hangat suam-suam kuku

Karena air hangat ini efektif membantu pembukaan pori-pori lebih lebar. Sehingga bisa melancarkan peredaran darah dan memberikan efek rileks, yang mampu mendorong keluar keringat buntet.

Keringkan badan dan beri losion kalamin

Ketika mengeringkan badan dengan handuk, cukup dengan menempelkan handuk pada kulit secara perlahan hingga kering. Setelah itu berikan losion yang mengandung kalamin, agar memberi efek adem pada kulit dan efektif meredakan rasa gatal.

Terapi minyak herbal Jawa

Selain losion kalamin, penggunaan minyak herbal juga bisa membantu atasi keringat buntet pada anak. Pada umumnya, kandungan dalam minyak herbal efektif dalam mengontrol kadar produksi minyak yang berlebih pada jaringan kulit.

Penggunaan minyak herbal ini juga sangat mudah, cukup oleskan perlahan minyak herbal pada   kulit yang mengalami keringat buntet, diamkan sampai minyak herbal benar-benar terserap sempurna.

Pastikan minyak herbal yang digunakan aman dibalurkan pada kulit anak, salah satu minyak herbal yang direkomendasi adalah Minyak Herbak Jawa Tupitu by Raminten.

Kompres air dingin biasa

Cara lain yang juga dapat atasi keringat buntet adalah kompres air dingin biasa, menggunakan waslap. Kemudian basuhkan waslap yang sudah dibasahi air dingin tadi pada permukaan kulit yang mengalami keringat buntet.

Penuhi asupan cairan tubuh

Perbanyak mengonsumsi air putih, car aini efektif untuk membantu keluar bakteri yang ada dalam tubuh melalui urin.

Jaga kebersihan kuku ketika akan menggaruk

Untuk menurunkan potensi biang keringat yang semakin parah, maka pastikan kuku selalu bersih sebelum menyentuh bagian yang ruam.

Yuk Kenali Apa itu Keringat Buntet dan Gejalanya

Dalam bahasa medis keringat buntet ini dikenal sebagai miliaria, atau biang keringat. Namun dalam bahasa sehari-hari, masyarakat seringkali menyebutnya sebagai keringet buntet.

Keringat buntet atau biang keringat ini sebenarnya adalah hal yang umum akan terjadi, jika tinggal di daerah beriklim tropis maupun subtropis. Di mana hal ini sangat berpengaruh, ketika cuaca terlalu panas dan tubuh sedang berkeringat, namun kelenjar tersumbat oleh keringat dan juga bakteri. Alhasil keringat yang dihasilkan tubuh tidak bisa keluar secara bebas, karena tertahan.

Selain pada anak, keringet buntet ini sangat rentan terjadi pada bayi. Lantaran kelenjar keringat pada tahap anak-anak maupun bayi belum terbentuk secara sempurna. Di mana ukuran pori-porinya masih sangat kecil, jadi ketika produksi keringat tubuh sedang berlebih, maka akan sangat mudah terjebak dalam kulit. Sehingga keringat yang seharusnya keluar, menjadi tertumpuk dan tertahan, hingga menimbulkan ruam-ruam merah.

Pada bayi, keringat buntet ini seringkali menjadi semakin banyak di area wajah, seperti dahi maupun punggung. Tetapi juga bisa timbul di area lipatan-lipatan yang lembab, seperti lengan.

Keringat buntet pada dasarnya tidak berbahaya. Hanya saja keringat buntet ini ada tingkatan jenisnya:

Pertama, miliaria kristalina, jenis keringat buntet yang terjadi ketika kelenjar keringat tersumbat dan tidak bisa keluar. Sehingga menyebabkan munculnya benjolan kecil, disertai ruam-ruam merah pada permukaan kulit, dengan sensasi gatal.

Kedua, miliaria rubra adalah jenis keringat buntet yang paling sering terjadi, dengan ruam yang sangat merah dan menimbulkan gatal, serta membuat tubuh cenderung tidak nyaman.

Ketiga, miliaria profunda termasuk jenis keringat buntet yang cukup jarang terjadi. Namun memiliki ciri kulit melinting yang agak besar dan lebar, serta berwarna sama seperti kulit. Keringat buntet jenis ini akan menimbulkan rasa mual dan pusing, bahkan demam.

Gejala yang menunjukkan terjadinya keringat buntet, umumnya:

Ditandai dengan ruam-ruam merah pada permukaan kulit, seperti area wajah, dahi, lengan, maupun punggung.

Benjolan kecil yang cukup banyak.

Menimbulkan rasa gatal, dan hawa panas pada kulit, seperti terbakar.

Hindari Ini Ketika Keringat Buntet Pada Anak

Bersamaan dengan cara mengatasi keringat buntet seperti di atas, baiknya perhatikan juga hal-hal apa saja yang perlu dihindari, guna mempercepat penyembuhan.

  • Usahakan agar anak maupun bayi, tidak tidur dalam ruangan yang minim sirkulasi udara karena akan menimbulkan rasa gerah berlebih.
  • Hindari penggunaan pakaian yang bertumpuk-tumpuk, yang membuatnya jadi tebal dan cepat menimbulkan keringat. Seperti pakaian berbahan wol yang mudah menimbulkan panas.
  • Hindari penggunaan bedak bubuk, karena dapat menutup pori-pori dan berpotensi menimbulkan jamur kulit.
  • Jangan menghanduki kulit dengan cara diusap berulang-ulang.
  • Hindari suhu ruangan yang panas dan lembab.
  • Tidak menggaruk bagian ruam dan gatal secara keras, untuk menghindari terjadinya infeksi.

Untuk mempercepat penyembuhan keringat buntet bisa dibantu dengan memberi losion yang mengandung kalamin, atau bisa juga menggunakan minyak herbal yang berkhasiat mengurangi produksi minyak dalam kulit.

Minyak Herbal yang Aman untuk Anak

Adapun minyak herbal Jawa yang aman untuk kulit bayi maupun anak dan memiliki khasiat mujarab adalah minyak herbal Jawa Tupitu. Merupakan ramuan minyak herbal Jawa yang turun temurun dari Keraton Jogja.

Minyak herbal Tupitu ini tidak hanya bisa untuk atasi keringat buntet pada anak, melainkan juga berkhasiat untuk pijat, urut, mengobati luka lecet, memar, bisul, jerawat, masuk angin, mual, pusing, digigit serangga, sesak napas, hidung tersumbat, keseleo, dan juga bisa untuk perawatan kecantikan wajah dan kulit.

Minyak herbal Jawa Tupitu ini memiliki 7 varian aroma yang khas, diantaranya; Sandal Wood, Eucalyptus, Lemongrass, Agar Wood, Arabian Oud, Lavender, Jasmine.

Ketujuh varian aroma tersebut juga bisa dimanfaatkan sebagai pengharum ruangan atau difusser. Karena mampu memberikan efek relaksasi yang mampu mengatasi stress.

Minyak herbal Jawa TUPITU yang diproduksi oleh CV Tanaya Herbal Yogyakarta ini terbukti berkualitas dan aman digunakan segala usia dan tanpa efek samping.

Minyak Herbal Jawa Tupitu bisa dipesan di Whatsapp: +628811-2634-077 Instagram @tupitustore, website https://tupitustore.id/ dan marketplace https://shopee.co.id/tupitustore https://www.tokopedia.com/tupitu-store.

Selain itu, perhatikan kembali hal-hal apa saja yang sebaiknya dihindari, guna mempercepat penyembuhan keringat buntet agar tidak menyebar dan berkepanjangan.

Jika masih belum menunjukkan penyembuhan, tidak ada salahnya segera membawa anak maupun bayi ke dokter spesialis, sehingga bisa mendapat penanganan yang tepat.

Itulah beberapa cara atasi keringat buntet pada anak maupun pada bayi, selamat mencoba, semoga bermanfaat dan sehat selalu.***

×

Halo, Ada Yang Bisa Kami Bantu?

 

Tekan tombol dibawah untuk chat Admin Tupitu

× Tanya Langsung Sama Admin